kumpulan cerpen

Juli 24, 2008

Selamat Pagi, Malam

Filed under: selamat pagi,malam — dikipedia @ 6:13 am

Selamat pagi, malam

Cerpen Dicky Arsyul S

Hampir setiap hari aku memperhatikan malam, parasnya yang cantik dengan dua bola mata berwana coklat telah membuat ombak dalam darahku semakin ganas. Tetapi hampir setiap malam pula aku terbakar oleh api cemburu dan akhirnya aku hangus ketika harus melihat dia yang selalu berpakaian seksi dengan balutan yang sangat minim memasuki rumahnya dengan pria berbeda setiap harinya.

Tak pernah kulihat dia di pagi hari,mungkin karena itu dia kupanggil malam. Malam yang berarti ujung dari keseluruhan hari,malam yang berarti gelap namun terkadang memiliki cahaya yang indah di kegelapannya,malam yang selalu di rindukan kedatangannya,malam yang selalu menyimpan sejuta misteri, atau mungkin kebohongan.

Aku ingin malam ini menjadi miliku, tapi rasanya tidak mungkin, malam ini terlalu sulit aku dapatkan, gelapnya malam menandakan kelamnya kesehariannya merupakan nafas yang tidak mungkin di hentikan, aku harus bisa untuk tetap membuat malam bersinar dalam kegelapannya, itu tidak mungkin!

Aku bukan siapa-siapa.

Tetapi aku mencintai malam,aku menyayanginya, aku harus mendapatkannya walau harus dengan jaminan hidupku.

Aku akan mencoba melepaskan malam dari lilitan kelelawar-kelelawar biadab yang selama ini selalu memasuki peraduannya, aku berjuang keras dengan menggadaikan tulang belakang penopang tubuhku, bahkan aku merelakan daging tubuhku di cabik-cabik segerombolan serigala lapar, semua itu kulakukan untuk sang malam, yang mungkin dirinya sendiri tidak pernah memiliki keinginan untuk menjadi malam.

Malam menangis,malam menangisi aku.

Akhirnya dia tersadar bahwa di dunia ini tidak semua menganggapnya gelap seperti malam.

Aku telah berhasil menebus malamku,kini dia adalah miliku yang sah dan kita pun bergumul dengan dasar cinta romantisme yang perancis bawa saat mereka berevolusi, bukan atas dasar materi atau hanya pelampiasan gejolak birahi para anjing-anjing tanah. Hingga mentari terbit keesokan harinya, pagi yang paling membahagiakan dalam hidup kami.

Saat cahaya mentari masuk menyilaukan pandangan mataku, sejenak menghapus kenangan-kenangan masa lalu menjadi virtual kosong seperti sehelai hvs putih bersih berukuran besar berada di depan kedua mataku dan Untuk pertama kalinya aku berkata kata-kata yang selama ini begitu asing untukku,bahkan asing hanya untuk memikirkannya,

“selamat pagi, malam..”

5 Komentar »

  1. wah khidupan malam nyak,
    aink banget tuh…

    Komentar oleh cuomo — Juli 24, 2008 @ 8:39 am

  2. km tak bisa merangkul malam tanpa melepaskan rangkulan tanganmu pada sang mentari. atau km mungkin ingin sekali-sekali menghianati siang untuk sedikit menjabat bulan. semua itu hanya tentang pilihan

    Komentar oleh lulabi — Juli 25, 2008 @ 11:57 am

  3. gon, gon, anda berbakat juga…
    mungkin cerpen ini pengalaman anda iaa..
    karena memang ANJINK ANJINK TANAH itu kamu……….hahaha

    best regrard _uwiw_

    Komentar oleh uwiw — November 8, 2008 @ 4:56 am

  4. ah anjing

    Komentar oleh idoremember — Desember 21, 2008 @ 3:23 pm

    • knapa anjing?

      Komentar oleh dikipedia — Desember 22, 2008 @ 1:43 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: